Make your own free website on Tripod.com

Assalamu 'alaykum wa rahmatullah

Buat yang lupa, PhDJ adalah apa saja
yang kita ingat menarika, bermanfaat,
yang pernah kita alami di JP, kita
tuangkan di sini sebagai catatan,
barangkali di masa depan bermanfaat,
setidaknya pengalaman itu tidak hilang
begitu saja.

Ada kejadian menarik yang masih saya ingat
waktu baru pindah ke sini, kampung arai.

Di sini jauh dari eki, jadi harus naik bis.
Eki yang strategis namanya kamoi. 2 stasiun
dari shin yokohama, tempat sebagian pertandingan
piala dunia dilangsungkan.

Kamoi eki, yokohama sen. Di line ini ada
nagatsuta, machida, shin yurigaoka, hachioji.
Strategis, kan ?

Tapi sayangnya, bis pulang pergi dari sini
ke kamoi, tidak tentu waktunya. Kadang cuma beda
2 menit, kadang malah berjarak 40-50 menit sekali.

Waktu itu saya mau ke kamoi, naiklah saya di bis.
Duduk bersebelahan dengan seorang nenek. Dia bilang,
mau ke mana ? saya bilang, mau ke daiei di kamoi.
Katanya, "Sama". Berbincang-bincanglah kami, dengan
bahasa jepang saya yang apa adanya. Di tengah
pertanyaan, nenek itu bertanya, "sudah tahu jadwal
pulangnya nanti ? jam berapa saja ada bis dari kamoi
ke senmarudai ?" Saya terhenyak. Masya Allah, ini
sudah nenek nenek masih peduli sekali sama waktu.
Belum juga nyampe di kamoi, dia sudah mencari tahu
jam berapa nantinya ada bis dari kamoi ke senmarudai.

Dan memang waktu turun, nenek nenek itu liat dulu
jadwal bis di halte kamoi. Dan tentunya dia sudah
tahu jam berapa dia harus kembali berada di halte
tsb.

Hebat yah !

Ada lagi kebiasaan orang jepang yang mengagumkan,
meletakkan sepatu ketika datang, dengan ujung
sepatu mengarah ke pintu. Siap untuk dipakai kembali.
Saya perhatikan, waktu lagi ngantri di dokter
atau di mana mana, kebiasaan itu sudah benar-benar
merakyat. Bahkan juga anak-anak muda yang rambutnya
dicat warna warni atau yang pakai rok mini berkuku
bintil bintil.

Mengapa ya mereka bisa, kenapa kita tidak ?

Kalau lagi ada acara kumpul-kumpul, sepatu berserakan
tak tentu arah.

Liat itu di srit. Sekian lama srit berdiri, tempat
sepatu belum tersedia memadai. Padahal saya kira
tidak terlalu mahal, di jejeran dinding paling dekat
pintu masuk sport hall itu bisa dibuat deretan tempat
sepatu yang buaaaaaanyak.

Saya pernah jadi gak enak badan ada orang jepang
melihat deretan sepatu itu dengan air muka heran dan
mencemooh. Dan itu, lagi acara ceramah keislaman.
Waktu itu bersamaan dengan pameran Islam (ramadhan),
jadi lumayan banyak orang jepang datang.

Mohon maaf bila ada kata yang salah.

Wassalamu 'alaykum wa rahmatullah



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Free $5 Love Reading
Risk Free!
http://us.click.yahoo.com/3PCXaC/PfREAA/Ey.GAA/pCOolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

-----
"Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal
saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran
dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran."
(QS Al-Asr(103):1-3)


Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/



.